Sesuatu mulai menyerang..
Dan di sinilah aku, menunggu Gio keluar dari sebuah toko setelah tadi di rumah berjam-jam mematut diri di depan kaca dan beberapa kali mengganti pakain agar terlihat nyaman memakainya. Aku merasa bodoh sendiri, padahal yang mau ku temui ini cuma teman tapi entah kenapa aku merasa canggung dan gugup sehingga untuk memutuskan baju yang akan kupakai aja butuh dua jam. Mataku menunduk memandang flat shoes ku yang sedikit berdebu tapi tetap terlihat manis berada di kakiku. Pundakku tiba-tiba ditepuk "Eh..". Badanku refleks bergeser ke kiri dan hampir menabrak orang lain yang sedang berdiri juga di sebelahku. "Makanya jangan biasain ngelamun kalo lagi sendirian." kata Gio yang tiba-tiba muncul dengan cengirannya. Bibirku mengerucut "Gi jangan suka bikin kaget dong. Aku gak biasa datang ke sini sendirian, kalo tadi tiba-tiba aku nonjok kamu gimana?" Gio menarik tanganku sambil berkata "Gak mungkin tangan sekecil itu bisa nonjok orang." Lalu d...