Postingan

Wedding Anniversary 1'st

Gambar
05-02-2012 ~> 05-02-2013 Setahun sudah melewati bahtera ini dengan beragam rasa. Yang awal nya manis hingga ke pahit dan kembali manis lagi.. Pernikahan memang hal yang misterius untuk di jalani.

2012 - 2013

Di penghujung 2012, masalah pun tetap muncul suka hatinya.. Tanpa perduli perasaanku yang hanya ingin senyap melewati pergantian tahun ini. Masalah ini pun melengkapi kiamat kecil ku di tahun yang dahsyat itu, yup 2012.. 2012 ku anggap sebagai kiamat kecil, di tahun ini lah seluruh hidupku berubah campur aduk. Ada yang lebih baik tapi lebih banyak yang membuat hidupku hancur berantakan. Tahun yang penuh penyesalan, masalah, tangisan dalam hati serta kesadisan dalam diriku yang belum pernah terlihat di 23 tahun hidupku kemaren. Seharusnya, aku mengakhiri semuanya di tahun kemaren dan kembali menata semuanya di tahun ini, tapi si pengecut itu kembali menorehkan luka yang terus menganga. Satu resolusi pun tak terucap dari bibirku untuk tahun ini, semuanya terlalu berat untuk di lalui meskipun semua tetap berjalan tanpa bisa ku hentikan. 2013 ini, aku hanya ingin mengakhiri kekacauan ini, tanpa pikir sana sini lagi. Sudah lah cukup, aku menyerah.. Aku sudah sampai di tepian jur...

Nothing

Hampa, sia-sia, gak berguna, gak berharga.. Seperti ini lah jadi nya yang aku lakukan selama ini. Entah aku masih ada artinya buatmu atau gak, aku pun gak bisa nebak. Tapi setidaknya seperti ini lah yang aku rasakan saat ini.

Egois

Bukan aku nama nya kalau tidak egois . Tapi herannya egois ini hanya untukmu, tidak yang lainnya. Aku sejenak terpaku, kenapa sebegini teganya menyiksamu? Maksudku, tak berkesudahan sakit yang telah dan akan ku ciptakan. Kenapa aku tak melepaskan mu saja? Kenapa aku tak membiarkan mu saja untuk menghilang lagi? Kenapa aku selalu saja menahan mu berada di tempat yang sama? Padahal aku tahu, kau ingin sekali pergi meninggalkan jejak yang sudah kita tapaki. Aku salah lagi kan? Entah kesalahan keberapa kali nya ini. Bukan aku bahagia melihatmu tersiksa, Aku hanya tak mampu melewati ini semua tanpamu. Ingin sekali mengatakan ini padamu Ingin sekali berteriak atau memohon sekali pun Jangan tinggalkan aku seperti aku meninggalkan mu.. Apaaah??? Manusia apa aku ini?!! Hanya kau dan Tuhan yang bisa menilai itu

Takkan ada persimpangan lagi...

Gambar
Dunia ku hampir berhenti berputar. Rasa lelah terus menghampiri, tak sanggup lagi menghela nafas. Entah apa yang terjadi di hidup ku yang tak pernah damai ini. Hari ini aku telah tiba di depan jalan lurus. Tak ku temukan lagi persimpangan yang dulu sering menemuiku. Tak ada 2 atau 3 jalan lagi, kali ini hanya ada 1 saja. Melihat kebelakang pun tak ku temukan siapa-siapa di sana. Kali ini tak ada pilihan lain lagi Segera menyusuri jalan lurus yang tak bertepi ini. Tanpa mu dan tanpa siapa-siapa lagi... picture from here

Kelabu ini

Percakapan siang ini mengantarkan kenangan untuk di lahap bersama makan siang. Kenangan??? Bukan, percakapan tadi masih segar untuk di reka ulang dalam kepala ku yang tak seberapa ini. Terasa manis dan pahit secara bersamaan. Tertawa renyah saat melemparkan aib masing-masing. Padahal dalam hati siapa yang tau rasa nya seperti apa. Dan sesamudera sesal kembali hadir tepat menghujam jantung ini. Sesal yang selalu di sadari tapi tak berani di ungkapkan. Sesal yang selalu saja di sesali sembunyi-sembunyi. Tak pernah menyangka kau menyuruh ku pergi dari sudut itu jalan itu. Padahal kau yang terus menahan ku ada di sana. Bukan raga yang tertahan di sana memang, tapi JIWA Yang tak pernah bisa ku paksa beranjak dari sana.. Kau pikir aku tidak ingin pergi? Sangat ingin, karena aku tak ingin jadi benalu lagi untuk mu. Karena kau juga sudah mulai meragukan ku Meragukan semua milik ku untuk mu. Tapi aku tak pernah mampu untuk bergerak bebas, masih ada temali yang mengikat ku di ...

Pengecuuuuuuuuuttt

Seperti ini kah caramu muncul kembali ke dalam hidupku? Datang hanya untuk menyalahkan aku? Untuk selalu menghakimiku? Untuk selalu menumpahkan dosa di wajahku? Apa kau pernah tau hidup jadi diriku? Siniiiiii,,, mendekatlah agar kau paham apa yang sedang ku jalani. Aku selalu mencoba jadi dirimu, tapi apakah kau pernah mencoba seperti aku? Pernah kau coba pahami aku, hidupku, rasaku, tersiksaku, sedihku, galauku? Aku ingin sekali mencabikmu sekarang juga, menguak mata dan hatimu agar bisa melihat serta merasakanku dari sisi yang berbeda. Aku di sini juga ketakutan, takut tak bisa hadir di hidupmu lagi takut tak bisa menyentuhmu lagi takut tak bisa mendekapmu lagi dan beribu ketakutan yang selalu saja ku hadapi sendiri. Di mana kau saat aku terpuruk seperti ini? Aku yang menyebabkanmu terpuruk, tapi setelah itu aku menemanimu melewati ratusan malam yang menghantuimu. Aku ada di sisi mu saat itu, tak ku biarkan lama kekacauan menghancurkan mu. Apa pernah kau sadari itu? ...